Kanker Nasofaring

Diagnosa dini sangat penting untuk mencegah munculnya kanker nasofaring. Semakin dini diketahui akan mudah pengobatannya dibandingkan jika sudah masuk pada stadium lanjut.

Pengamat kesehatan Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Delfitri Munir di Medan, Sabtu mengatakan, lebih dari 85 persen penderita kanker nasofaring (KNF) dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun dengan pengobatan radioterapi pada stadium dini, bahkan penderita masih dapat beraktivitas secara normal.

Sedangkan yang melakukan pengobatan sudah pada stadium lanjut, hanya 15 persen yang masih dapat bertahan hidup selama lima tahun walau diberikan khemoradioterapi, dengan kualitas hidup yang rendah dan tidak lagi bisa beraktivitas secara normal.

“Artinya sangat penting dilakukan deteksi secara dini, dengan demikian kemungkinan untuk sembuh juga semakin besar,” katanya.

Kanker Nasofaring (KNF) adalah tumor ganas karsinoma yang berasal dari epital belakang hidung (nasofaring). Biasanya tumor tumbuh dari fosa rosenmuler dan dapat meluas ke hidung, tenggorokan serta dasar tengkorak.

KNF diperkirakan sudah ada sejak lima ribu tahun lalu dengan ditemukannya tengkorak manusia Mesir kuno yang tulang dasar tengkoraknya mengalami destruksi akibat komplikasi KNF.

KNF merupakan tumor ganas di kepala dan leher yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit ini menduduki urutan keempat dari seluruh penyakit kanker setelah kanker mulut rahim , payudara dan kulit.

Jumlah KNF yang paling banyak di dunia adalah Provinsi Guangdong China Selatan (39,8/100.000). Di Indonesia penderita KNF adalah 3,9/100.000 penduduk setiap tahun. Rata-rata pasien baru KNF yang datang berobat adalah 100 orang setiap tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s