Produksi Batubara dan Konsumsi Batubara Global

Produksi Batubara

Produksi Batubara saat ini berjumlah lebih dari 4030 Juta ton – suatu kenaikan sebesar 38% selama 20 tahun terakhir. Pertumbuhan produksi Batubara yang tercepat terjadi di Asia, sementara produksi batubara di Eropa menunjukkan penurunan. Negara penghasil Batubara terbesar tidak hanya terbatas pada satu daerah – lima negara penghasil Batubara terbesar adalah Cina, AS, India, Australia dan Afrika Selatan. Sebagian besar dari produksi Batubara dunia digunakan di negara tempat Batubara tersebut di produksi, hanya sekitar 18% dari produksi antrasit yang ditujukan untuk pasar Batubara internasional.

Produksi Batubara dunia diharapkan mencapai 7 milyar ton pada tahun 2030 – dengan Cina memproduksi sekitar setengah dari kenaikan itu selama jangka waktu tersebut. Produksi Batubara ketel uap diproyeksikan akan mencapai sekitar 5,2 milyar ton; Batubara kokas 624 juta ton; dan Batubara muda 1,2 milyar ton.

Konsumsi Batubara

Batubara memainkan peran yang penting dalam membangkitkan tenaga listrik dan peran tersebut terus berlangsung. Saat ini Batubara menjadi bahan bakar pembangkit listrik dunia sekitar 39% dan proporsi ini diharapkan untuk tetap berada pada tingkat demikian selama 30 tahun ke depan.

Konsumsi Batubara ketel uap diproyeksikan untuk tumbuh sebesar 1,5% per tahun dalam jangka waktu 2002-2030. Batubara muda , yang juga dipakai untuk membangkitkan tenaga listrik, akan tumbuh sebesar 1% per tahun. Kebutuhan Batubara kokas dalam industri besi dan baja diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 0,9% per tahun selama jangka waktu tersebut.

Pasar Batubara yang terbesar adalah Asia, yang saat ini mengkonsumsi 54% dari konsumsi Batubara dunia – walaupun Cina akan memasok Batubara dalam proporsi yang besar. Banyak negara yang tidak memiliki sumber daya energi alami yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi mereka dan oleh karena itu mereka harus mengimpor energi untuk memenuhi kebutuhan mereka. Contohnya Jepang, Cina Taipei dan Korea, mengimpor Batubara ketel uap untuk membangkitkan listrik dan Batubara kokas untuk produksi baja dalam jumlah yang besar.

Bukan hanya kekurangan pasokan Batubara setempat yang membuat negara negara mengimpor Batubara, tapi demi untuk memperoleh Batubara dengan jenis tertentu. Contohnya penghasil Batubara terbesar seperti Cina, AS dan India, juga mengimpor Batubara karena alasan mutu dan logistik.

Batubara akan terus memainkan peran penting dalam campuran energi dunia, dengan kebutuhan di wilayah tertentu yang diperkirakan akan tumbuh dengan cepat. Pertumbuhan pasar Batubara ketel; uap dan Batubara kokas akan sangat kuat di negara-negara berkembang di Asia, dimana kebutuhan akan listrik dan akan baja dalam konstruksi, produksi mobil dan kebutuhan akan peralatan rumah tangga akan meningkat sejalan dengan bertambahnya penghasilan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s