Alat Kominusi PBG (BALLMILL)

Ball Mill

Ball mill merupakan suatu mesin penggiling berbentuk silinder yang digunakan untuk menggilingatau mencampurkan material seperti biji, bahan baku keramik dan cat. Ball mill berputar melaluisumbu horisontal yang dipenuhi dengan material yang ingin digiling beserta dengan mediumpenggiling. Berbagai material dapat digunakan sebagai media seperti bola keramik, batu api, danbola yang terbuat dari stainless steel.

Pada skala industri, ball mill dapat bekerja secara sinambung, masukan pada salah satu sisi dankeluaran pada sisi yang lainnya. Ball mill berkualitas tinggi dapat menggiling partikel campuranmenjadi sekecil 5 nm, meningkatkan luas permukaan dan laju  reaksi secara besar. Ball mill dapatmenggiling berbagai macam biji dan material baik basah ataupun kering. Terdapat dua macam ballmill berdasarkan cara pelepasan material, yaitu tipe parutan dan tipe overfall.Selain jenis ball mill yang biasa, terdapat jenis kedua dari ball mill yang disebut dengan Planetary Ball Mill .

Jenis ball mill ini memiliki ukuran lebih kecil daripada ball mill yang biasa dan biasa digunakandalam laboratorium untuk menggiling material sampel menjadi ukuran terkecil. Planetary Ball Mill Terdiri dari paling sedikit satu botol penggiling yang disusun secara eksentris pada roda matahari.Arah pergerakan dari roda matahari berlawanan dengan botol penggiling. Bola penggiling dalambotol penggiling diletakkan di atas pergerakan rotasi yang disebut dengan gaya Corioli. Perbedaankecepatan antara bola dan botol penggiling menghasilkan interaksi antara gaya gesek dan tekanyang melepaskan energi dinamik yang tinggi. Perbedaan gaya ini menghasilkan tingkat pengecilanukuran yang tinggi dan efektif dari Planetary Ball Mill.

Prinsip Kerja Ball Mill Mesin Ball

Mill ini memiliki tipe horisontal, berbentuk tabung, dan dua tempat penyimpanan. Bagian luar mesin berjalan sepanjang roda gigi. Material masuk secara spriral dan merata dalam tempat penyimpanan pertama. Dalam tempat penampungan ini ada ladder scaleboard atau ripplescaleboard, dan steelball dengan berbagai macam spesifikasi yang dipasang pada scaleboard. Seiring dengan perputaran tubuh barel yang kemudian menghasilkan gaya sentrifugal, steel ball akanterbawa pada ketinggian tertentu dan jatuh untuk membuat material tergiling. Setelah prosespenggilingan dalam tempat penyimpanan pertama, material akan masuk dalam tempatpenampungan kedua untuk kembali digiling dengan steel ball dan scaleboard. Akhirnya, bubuk akandibawa ke papan penampungan produk akhir dan proses kerja sepenuhnya lengkap.

Klasifikasi Ball Mill

Klasifikasi ball mill didasarkan pada efektivitas pengurangan ukuran par tikel, total energi yang dikonsumsi, dan waktu pengausan dari dinding tabung bal l mill dan bola-bola penggerus.

Tipe-Tipe Grinding

  • Tumbling Mill

Merupakan suatu alat silinder yang horisontal yang hampir separuhnya diisi dengan alat-alat penghancur, biasanya besi cor atau bola baja. Alat ini terdiri dari silinder rotasi yang berukuran besar, yang secara ekstens if digunakan pada beberapa industri untuk meremukkan dan menggerus material ukur an besar menjadi material berukuran butir (granular) atau bahkan menjadi materia l dengan ukuran sangat halus (mill). Tumbling Mill bisa digolongkan menurut bent uknya ke dalam dua tipe, yaitu silindris dan cylindro-conical.

  • The Hardinge Mill

Alat Ini adalah suatu peralatan yang dipicu oleh daya yang berasal dari bijih yang ada didalamnya sehingga merubah ukuran dari bijih tersebut menjadi lebih halus lagi.Hal ini menyebabkan bijih yang sangat lembut meluap sebagai suatu ukuran yang lebih halus lagi ke bagian yang berikutnya

  • The Cascade Mill

Dalam studi menyangkut proses dinamis, atau mengetahui suatu gangguan, tentang
proses penggerusan, maka ada empat hal yang perlu untuk dipertimbangan:

  1. Proses penggerusan memberi suatu pengertian yang mendalam ke dalam cara dimana suatu perubahan pada setiap variabel mempengaruhi capaian proses penggerusan, yang dapat memperlambat atau mempercepat proses, kumulatif setelah jangka waktu tertentu atau yang dihaluskan oleh suatu hak milik [yang] yang self-stabilising [menyangkut] sirkit, dan ke dalam mana bagian [menyangkut] sirkit menjadi perubahan di (dalam) variabel individu merasa kebanyakan.
  2. memungkinkan cause-effect hubungan untuk dikenali dan suatu pemilihan benar untuk dibuat dari [menyangkut] variabel yang (mana) harus digunakan untuk kendali tertentutujuan.
  3. Data dinamis mungkin (adalah) digunakan untuk membangun dan memverifikasimodel dinamis [menyangkut] proses yang (mana) boleh kemudian digunakan untuk mendisain dan test mengendalikan rencana.
  4. Data dinamis yang (mana) diperoleh dengan mempelajari (di) atas suatu interval waktu [yang] pendek/singkat [adalah] tanggapan suatu proses kepada manipulasi [yang] yang sengaja suatu variabel memberi data [yang] lebih dapat dipercaya dan akurat tentang capaian suatu proses dibanding lakukan posisi mantap data. Alasan untuk ini adalah kesalahan itu dapat jauh lebih siap dideteksi dengan data dinamis.

Referensi :

http://www.scribd.com/doc/49028268/Ball-Mill

http://www.eartheater.wordpress.com/pengolahanbahangalian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s